Asioti: Implementasi 5G di Sektor Industri Sangat Potensial

Jakarta, Selular. ID – Implementasi layanan 5G, dinilai menjadi babak baru lanskap revolusi industri. Efisiensi serta produktivitas dinilai akan semakin terjamin di era ini, dan tentu ujung dari manfaat kehadiran jaringan super cepat itu ialah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diharapkan masif.

Teguh Prasetya, Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia (Asioti) menjelaskan, jika melihat kebutuhan 5G tidak hanya untuk publik saja, “Yang saya lihat, implementasi 5G saat ini untuk industri sangat besar potensinya. Misal kita membuat seperti Stand Alone Network , yang sifatnya tidak publik tapi lebih ke privat, misal digelar di area, Kawasan atau Gedung khusus, kami melihat potesinya cukup besar untuk mengembangakan itu, ” kata Teguh kepada Selular , Rabu (9/6).

Baca juga:   Bersiap! Indosat Ooredoo Segera Terima SKLO, Harga paket 5G Makin Kompetitif

Menurut Teguh hal ini bisa terjadi karena kawasan privat yang mengelar layanan 5G itu membutuhkan efesiensi dalam berbagai hal, baik itu dari kebutuhan data, suara, atau untuk menghubungkan perangkat. “Melalui jaringan 5G ini, semua kebutuhan tersebut akan terpenuhi. Jadi tidak akan lagi tuh , yang mengandalkan local area network (LAN), kabel dan lain sebagainya untuk terhubung karena bakal tergantikan. Ini dimungkinkan karena bandwidth yang dihadirkan cukup, latensi konektivitasnya rendah. Ini yang kami lihat potensi kedepannya. Jadi tidak perlu menunggu 5G tumbuh massif dulu sampai mengantikan 4G, karena sangat memakan waktu yang lama pastinya, ” lanjutnya.

Terlebih di era pandemi Covid-19, tak dipungkiri industri manufaktur sudah bergerak untuk mendigitaliasi diri, kinerja otomatisasi kini bergerak mengantikan peran pekerja konvensional (manusia) sudah dimulai.

Kemudian selain otomatisasi, interkoneksi antar pabrik pun mulai terjalin, “Dengan begitu otomatisasi proses produksi berjalan baik, dan transformasi digital pun akan berjalan semakin cepat, ” ungkap Teguh.

Baca juga:   Realme Siap Persembahkan Smartphone 5G Terjangkau   di Indonesia

Meski potensial, ada sejumlah tantangan yang musti disiapkan oleh industri guna menyambut 5G ini. Salah satunya ialah bagaiman menyiapkan pekerjanya naik kelas dengan keahlian yang sesuai kebutuhan zamanya.

Teguh menceritakan kedepan pekerja seharusnya sudah menjadi supervisor alat-alat yang dapat mengotomasi pekerjaan. “Jadi pekerja naik kelas karena pengaruh digitalisasi. Dan di industri sendiri kita tengarai return on investment itu maksmimal 2 tahun lho , dengan begitu mereka (sektor industri) tidak akan ragu-ragu lagi untuk melakukan digitalisasi diri. Dan perlu kita ketahui sebenarnya di industri sendiri memiliki 3 kebutuhan, pertama itu mengoptimalkan biyaya oprasional, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan pendapatan. Jadi digitaliasi, laju otomatisasi industi tidak dapat terelakan karena sangat menjamin ke-tiga hal tersebut, ” tandasnya.

Sekedar informasi, selain mengelar layanan 5G untuk publik. Kini Telkomsel baru saja menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan perusahaan teknologi asal Prancis Schneider Electric dalam rangka mempercepat adopsi layanan teknologi jaringan 5G di sektor industri.

Baca juga:   Bersiap Merger dengan Smartfren, Ketahui Sepak Terjang Moratelindo di Industri Telekomunikasi  

Penandatanganan MoU dengan Schneider Electric juga sekaligus menjadi bukti, Telkomsel ingin menghadirkan ekosistem layanan 5G yang tepat guna melalui upaya kolaboratif dengan para pemangku kepentingan, terutama dengan pelaku di industri.

Sebagai tindak lanjut adopsi 5G di Indonesia, khusus sektor industri Telkomsel juga akan menggelar inisiatif D’Frontrunner sebagai gerakan untuk mengajak banyak perusahaan tampil terdepan dalam transformasi digital.

Ada sejumlah program yang dijalankan dari inisiasi D’Frontrunner, antara lain D’Frontrunner Award, dan D’Frontrunner Talk. Inisiatif tersebut merupakan misi Telkomsel myBusiness sebagai unit bisnis yang memimpin orkestrasi teknologi digital melalui penyediaan solusi bisnis berbasis digital yang komprehensif.

CategoriesINFO